ZENOSPHERE

science, philosophy, and cultural menagerie

Tag Archives: cara berpikir

Kiamat dan Seni Menakuti Diri

Cerita berikut ini terjadi pada tahun 1844, dan melibatkan salah satu sekte Kristiani di Amerika Serikat. Peristiwanya sendiri boleh dibilang cukup unik. Melalui analisis kitab Bibel, pemimpin sekte bernama William Miller mengumumkan: bahwasanya Yesus Kristus akan turun ke bumi paling lambat bulan Oktober 1844. Yesus akan turun ke bumi bersama para santo, membersihkan kejahatan dan kekotoran yang ada. Lalu sesudah itu… kiamat. End of the world as we know it.

William Miller, Millerite Preacher

William Miller, sang pemimpin sekte

(via wikipedia)

Sepanjang tahun 1844, pengikut Miller — dikatakan berjumlah antara 30.000-100.000 orang[1] — bekerja keras menyebarkan lewat publikasi misionaris. Mengabari bahwa akhir zaman sudah dekat. Awalnya ditetapkan bahwa tanggal turunnya Yesus pada 22 Maret 1844, akan tetapi ketika tanggal itu lewat, dilakukan perhitungan ulang. Akhirnya ditetapkan tanggal “sebenarnya” adalah 22 Oktober.

Klik untuk melanjutkan »

Iklan

Hal-hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Anda Percaya Riset Statistik

    Catatan: Semua data yang disajikan bersifat fiktif untuk kepentingan ilustrasi

 

Salah satu iklan yang menarik perhatian saya, kalau sedang nonton TV, adalah iklan shampoo Pantene. Iklan tersebut mempunyai slogan unik sebagai berikut: “Dalam pengujian tanpa memberitahu mereknya, 91% wanita hendak memakai lagi.”

Sayangnya, walaupun sudah ngubek-ngubek YouTube, saya tidak berhasil menemukan videonya. Jadi, sebagai pengganti, berikut ini saya tampilkan iklan still image versi Bahasa Inggris. 😛

pantene-iklan

Balada gagal nyari di YouTube — tiada rotan, akar pun jadi

Menariknya adalah bahwa iklan tersebut menyinggung dua elemen penting pengujian ilmiah, yakni statistik dan pengujian buta (blind test). Jadi bolehlah dibilang termasuk promosi yang berkualitas. :mrgreen:

Meskipun begitu, yang namanya iklan, sudah pasti ada kepentingannya. Oleh karena itu pemirsa harus membacanya dengan agak skeptis. Memang benar itu data riset, akan tetapi, benarkah cuma segitu?

Nah, tulisan kali ini bertujuan untuk mengenalkan beberapa konsep di balik penyajian statistik. Ada hal-hal yang perlu diketahui sebelum Anda terjebak mempercayai riset statistik, dan berikut ini adalah uraiannya. 😀

Klik untuk melanjutkan »

Seni Mencocok-cocokkan Diri

Suatu hari di tahun 1940-an, ahli psikologi Bertram Forer melakukan sebuah eksperimen dalam kelas. Ia menyatakan pada murid-muridnya bahwa ia sedang mengembangkan metode baru analisis kepribadian. Oleh karena itu diharapkan agar mereka turut berpartisipasi mengujinya.

Singkat cerita para murid pun diberi kuesioner. Setelah beberapa hari hasilnya akan diberikan, lalu mereka diminta menilai seberapa akurat hasilnya. Skor ditentukan antara 0 (“tidak akurat”) sampai 5 (“sangat akurat”).

Hasil akhirnya? Tercatat bahwa 87% siswa memberikan nilai 4 (“akurat”) atau 5 (“sangat akurat”). Luar biasa bukan? Meskipun begitu cerita ini belum selesai. 😛

Klik untuk melanjutkan »