ZENOSPHERE

science, philosophy, and cultural menagerie

Review: “The Origin of Humankind” by Richard Leakey

asal-usul manusia, richard leakey

                • Judul: The Origin of Humankind (Indonesia: Asal-usul Manusia)
                • Penulis: Richard Leakey
                • Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
                • Tebal: 189 halaman
                • Tahun: 2003

Barangkali kalau boleh dibilang, saya adalah orang yang cukup tertarik dengan ilmu antropologi. Bagi saya ilmu yang mempelajari pernak-pernik kehidupan manusia di bumi itu sangat menarik. Mulai dari asal-usul kehadirannya, budayanya, sampai perjalanan migrasi mereka. Dengan berbagai cara para ahli berusaha memastikan: kira-kira seperti apa sih jalannya kehidupan manusia itu?๐Ÿ˜‰

Nah, salah satu buku yang membahas tema tersebut adalah “The Origin of Humankind” karya paleontolog Richard Leakey. Di Indonesia buku ini diterjemahkan Penerbit KPG dengan judul “Asal-usul Manusia”.

 
Seperti Apa Ceritanya?
 

Dalam buku ini, Pak Leakey berkisah tentang kemunculan manusia purba dan perjalanannya di Bumi. Meskipun begitu, buku ini sama sekali tidak memberi ruang gagasan manusia sebagai makhluk yang diciptakan Tuhan — dalam hal ini penulisnya benar-benar eksplisit menjelaskan evolusi dan seleksi alam.

Menurut Leakey, manusia paling awal diturunkan dari sebentuk primata purba (Great Apes). Awalnya mereka tidak berbeda dengan keluarga primata yang hidup bergelantungan di pohon. Meskipun demikian primata purba ini kemudian memutuskan untuk berpindah habitat — tidak lagi tinggal di pohon, melainkan turun ke darat.

Turunnya primata purba dari pohon ke darat ini memiliki nilai signifikan. Bahwasanya kedua tangan yang tadinya dipakai bergelantungan sekarang menganggur. Dengan bebasnya tangan primata, maka tangan tersebut beralih fungsi, dipakai untuk memegang dan memanipulasi benda. Di titik inilah para primata purba — cikal bakal manusia — belajar membuat alat-alat purba. Sebagai contoh di antaranya alat serpih dan kapak genggam.

alat-alat zaman batu

Contoh peralatan yang dikreasikan di zaman batu

(courtesy of Wikipedia)

Seiring dengan maraknya penggunaan alat, otak manusia purba dipaksa berpikir kreatif. Dimulailah periode di mana volume otak berkembang pesat. Proses ini kemudian berkulminasi menuju bentuk tengkorak Homo sapiens yang kita kenal sekarang.๐Ÿ™‚

***

Pembahasan kemudian berlanjut pada aspek manusia di luar biologi. Alih-alih mencukupkan bahwa “manusia muncul lewat proses evolusi”, Leakey tidak berhenti sampai di situ. Dalam buku ini ia melanjutkan pembahasan tentang “manusia purba yang berbudaya”.

Seperti apakah kebudayaan manusia purba? Menurut Leakey budaya manusia purba bersifat amat penting dan signifikan. Sebagai contoh coret-coretan di dinding Gua Lascaux dan Altamira. Di satu sisi, betul bahwa itu coret-coretan purba. Akan tetapi mereka memiliki kualitas artistik yang lumayan. Di sini orang diingatkan bahwa kesenian gambar-menggambar itu sudah begitu tua. Perjalanan budaya manusia sudah dimulai puluhan ribu tahun sebelum kita lahir!๐Ÿ™‚

Sebagai tambahan, Leakey juga menyempatkan menyinggung kelahiran bahasa purba. Seperti apa kira-kira bahasa purba itu? Bagaimana bahasa purba itu muncul? Pembahasan dilakukan dengan mengombinasi pendekatan biologi dan filsafat bahasa — termasuk di antaranya menyebut nama besar Noam Chomsky. Benar-benar menarik!๐Ÿ˜€

***

Barangkali kalau saya boleh menilai, satu hal yang paling terasa di buku ini adalah semangat Leakey untuk memperkenalkan bidang ilmu antropologi ke masyarakat. Buku ini aslinya agak tipis — cuma 189 halaman. Meskipun demikian penulisnya amat piawai merangkum aspek-aspek pekerjaannya secara populer.

Di samping uraian yang telah kita lihat bersama, Leakey juga memperkenalkan tentang isu hangat dunia antropologi. Sebagai contoh di antaranya perdebatan Out Of Africa melawan Multiregional Hypothesis. Begitu juga cara menafsirkan fosil-fosil terkenal seperti Lucy dan Turkana Boy. Tidak semua paleontolog sepakat menerjemahkannya, dan lewat buku ini, Leakey mengetengahkan argumen pro dan kontra masing-masing pihak.

Lewat uraian itulah pembaca yang awam sedikit banyak belajar seluk-beluk dunia akademis dan mekanismenya. Ternyata, menerjemahkan fosil dan peninggalan alat itu tak semudah yang disangka.๐Ÿ˜ฎ
 

Kesimpulan

 
Buku tipis yang luar biasa dalam memperkenalkan ilmu antropologi — terutama bagi yang pendidikan formalnya bukan di situ. Tidak saja menjelaskan ide-ide fundamental secara populer, melainkan juga menampilkan analisis dan perdebatannya. Semua diuraikan dalam kurang dari 200 halaman.

Penyajian yang ringkas, menyeluruh, dan tidak bertele-tele menjadi poin plus bagi karya yang satu ini. Simply said: a very brilliant introduction to an academic field.

 
Rekomendasi: Amat disarankan jika Anda tertarik pernak-pernik antropologi, teori evolusi, dan/atau sains pada umumnya.

Personal Verdict:
st-fullst-fullst-fullst-fullst-full

5 responses to “Review: “The Origin of Humankind” by Richard Leakey

  1. rifu Februari 18, 2011 pukul 10:27 pm

    udah beli buku ini dari jaman SMA, belum baca sampe sekarang -_-“

  2. sora9n Februari 18, 2011 pukul 11:03 pm

    ^ Ya dibaca lah. Isinya bagus itu.:mrgreen:

    *gw baru baca tahun 2010 BTW*

  3. Alexยฉ Februari 19, 2011 pukul 5:26 am

    Di sini mana ada buku begitu x(

    Tapi soal filsafat bahasa, ada Wittgenstein ndak di situ? Noam Chomsky bahasan bahasanya kental bahasa yang politis sih hehehe… cocoknya di sospol memang beliau itu.

    *mikir2buatpesakepacar*

  4. sora9n Februari 19, 2011 pukul 7:43 pm

    Wittgenstein… ada tidak ya?๐Ÿ˜• *lupa*

    Kalaupun ada sepertinya cuma disinggung sedikit. Wong aslinya ini buku IPA.๐Ÿ˜†

  5. Dion Mei 25, 2012 pukul 3:52 pm

    buku ini sangat membantu saya dalam penyusunan tugas proposal skripsi………..terimakasih!

Posting komentar. Apabila tidak muncul, ada kemungkinan tersaring filter spam. Harap tunggu pemilik blog untuk mengecek dan melepaskan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: