ZENOSPHERE

science, philosophy, and cultural menagerie

Sunday Music File: Various Artists, “Allez! Ola! Ole!” (1998)

Allez! Ola! Ole! - album cover

 

                  Musisi: (various)
                  Album: Music of The World Cup: Allez! Ola! Ole!
                  Label: Sony BMG
                  Tahun: 1998

Saya pertama kali tahu album ini sekitar 13 tahun silam; di tengah-tengah berlangsungnya Piala Dunia 1998 di Prancis. Sebenarnya ini hal yang wajar — namanya ada acara besar, sudah tentu produk pengiringnya ikut dipromosikan. Mulai dari iklan terang-terangan sampai penggunaan lagu di acara highlight dan kuis. Oleh karena itu, tidak aneh kalau banyak orang jadi familiar dengan isi albumnya.šŸ˜›

Kalau ada di antara pembaca yang ingat, Piala Dunia 1998 berperan memicu serbuan musik Latin di media massa. Ini karena lagu tema Piala Dunia — La Copa de La Vida — sukses dinyanyikan bergaya salsa oleh Ricky Martin. Semenjak itu musisi Latin seolah berlomba mengisi slot MTV dan radio. Sebagai contoh di antaranya Jennifer Lopez, Shakira, dan Marc Anthony.

Ricky Martin menyanyikan La copa de La Vida. “Tu y yo, allez allez allez!”

Nah, lagu Ricky Martin di atas adalah salah satu andalan dalam album Allez! Ola! Ole!. Meskipun begitu, salah besar kalau orang menyangka album ini didominasi warna Spanyol. Justru sebaliknya: Allez! Ola! Ole! adalah kompilasi musik bertema bola dari seluruh penjuru dunia.:mrgreen: Mulai dari Prancis, Afrika Selatan, sampai Brasil dan Jamaika terkandung di dalamnya.

Misalnya contoh berikut, berjudul La Cour des Grands. Lagu berbahasa Prancis ini dibawakan oleh Youssou N’Dour dan Axelle Red.

Contoh lain dari benua Afrika, Midiwa Bol oleh Wes:

Dan yang sering jadi earworm di kuping saya beberapa belas tahun terakhir — Tamborada karya Fey. Sumpah mati tidak melebih-lebihkan, tapi memang begitu kenyataannya. Serius!šŸ˜„

Singkat cerita, Allez! Ola! Ole! boleh dianggap sebagai kompilasi lagu dari berbagai belahan dunia. Lagu-lagu yang dikumpulkan memiliki nuansa etnik yang khas. Meskipun begitu, berbeda dengan kompilasi world music pada umumnya, album ini mengetengahkan tema sepakbola — hal yang wajar, sebab memang statusnya sebagai album resmi Piala Dunia.

 
Other Sample from this album:

 
Rekomendasi:

Amat disarankan jika Anda suka mendengar world music dan/atau etnik pada umumnya. Sebagai tambahan, pilihan track yang diverse bisa jadi pengantar bagus untuk pendengar pemula.

5 responses to “Sunday Music File: Various Artists, “Allez! Ola! Ole!” (1998)

  1. Amd Februari 6, 2011 pukul 9:56 pm

    Favorit saya, jelas.. Lagu paling galau di album ini: Don’t Come Home Too Soon…

  2. sora9n Februari 6, 2011 pukul 10:24 pm

    Hehe, iya. Itu track paling mellow di satu album. Padahal lagu lainnya cerah-ceria.šŸ˜†

  3. lambrtz Februari 6, 2011 pukul 11:12 pm

    @Amd
    Wah lagunya bagus. Dan melankolik. Anyway, jempol. :-bd

  4. Rifu Februari 7, 2011 pukul 10:59 am

    Chumbawamba! I’ve get knocked down, but I get up again!šŸ˜€

  5. Pingback: Hal-hal yang mendorong saya jadi internasionalis… « ZENOSPHERE

Posting komentar. Apabila tidak muncul, ada kemungkinan tersaring filter spam. Harap tunggu pemilik blog untuk mengecek dan melepaskan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: